Selamat datang di blog saya... Blog ini berisikan tentang pemikiran-pemikiran dan pengalaman-pengalaman yang saya alami, lihat, dengar, dan rasakan yang menurut saya bisa menginspirasi bagi orang-orang yang membacanya... Selamat menikmati!
When A Winner Makes A Mistake, He Says, "i Was Wrong." When A Loser Makes A Mistake, He Says, "it Wasn't My Fault." A Winner Works Harder Than A Loser And Has More Time; A Loser Is Always "too Busy" To Do What Is Necessary.
A Winner Goes Through A Problem; A Loser Goes Around It, And Never Gets Pass It. A Winner Makes Commitments; A Loser Says, "i'm Not As Bad As A Lot Of People." A Winner Respects Those Who Are Superior To Him And Tries To Learn Something From Them; A Loser Resents Those Who Are Superior To Him And Tries To Find Chinks In Their Armour.
A Winner Feels Responsible For More Than His Job;
A Loser Says, "i Only Work Here." A Winner Says, "there Ought To Be A Better Way To Do It." A Loser Says, "that's The Way It's Always Been Done Here." The Choice Is Yours .. .. Choose To Be A Winner
today gw dateng ke acara yang diselenggarakan oleh grup perusahaan gw...
acara ini bernama Triputra Improvement Forum yang mana acara ini adalah konvensi improvement dari seluruh sub company yang ada di Triputra Group...
gw sampai di Wisma Bidakara pancoran sekitar jam 6 (pagi man!! padahal masih ngantuk),, ketika gw masuk ke lobby sudah banyak teman2 peserta dan undangan dari subco2 yang ada...
masing-masing dari mereka sibux dengan persiapan nya masing2...
ada yang sedang di make up in karena akan lomba kreatifitas yel-yel perusahaan,, ada yang mondar mandir ngangkatin perlengkapan dan alat2 peraga untuk nanti presentasi,, ada yang ngobrol dan membangun networking satu dengan yang lainnya (acara ini bagus banget untuk networking karena terdapat 14 grup anak perusahaan yang ikut bergabung di dalamnya),, dan ada yang bingung ga ngapa2in kayak gw (hehehe...)
jam 7 teng acara di mulai dan di isi dengan pidato2 dari pimpinan2 perusahaan dan panitia..
acara pertama adalah lomba kreatifitas yel-yel perusahaan,, seluruh perusahaan berlomba dengan semangatnya untuk menunjukan performance yang terbaik yang bisa mereka berikan...
ada yang bagus banget (kostum ma konsepnya), ada yang sangat semangat! ada yang lemes lunglai, lesu, letih, lemah, lunglai, loyo, letoy, ada yang ga jelas mereka ngapain disana 9anyway semua sangat entertaining.. hehehe)
singkat cerita gw langsung masuk ke agenda berikutnya yaitu presentasi dari tim tiap-tiap perusahaan untuk menunjukan improvement apa yang mereka telah lakukan di dalam perusahaan mereka sendiri dan dapat berimpact ke QCDSME nya perusahaan...
gw melihat presentasi peserta satu per satu dan saat itu suasana akan improvement atau perubahan untuk lebih baik lagi sangat terasa...
KAIZEN....
itulah kata yang terlintas dalam benak gw ketika gw melihat presentasi-presentasi dari tmn2 peserta TIF...
dan semangat Kaizen itu lah yang terasa dan semangat itu yang menyatukan qta di dalam satu konvensi tersebut..
perbaikan-perbaikan proses di dalam perusahaan dan dapat berdampak secara langsung...
dan gw berpikir,, kenapa jarang sekali gw melihat ada orang yang juga menerapkan KAIZEN dalam improvement hidupnya...
dan gw pun masih belajar akan hal itu...
secara asal, KAIZEN berasal dari kosa kata Jepang yang mana kaizen mempunyai arti secara harafiah Kai = perubahan, dan Zen = kebaikan...
dan secara holistik KAIZEN berarti perubahan terus menerus (ingat terus menerus) untuk ke arah yang lebih baik dari sebelumnya...
yang membedakan filosofi kaizen ini dengan improvement biasa adalah dalam PROSES nya...
di dalam KAIZEN sendiri proses itu selalu terus menerus terjadi,, setiap tahun, setiap bulan, setiap minggunya, bahkan setiap harinya... dan proses itu tidak ada ujungnya karena perubahan adalah sesuatu yang permanen..
ada pepatah yang bilang "satu-satu nya hal yang tidak akan pernah berubah di dunia ini adalah perubahan..."
yes,, tiap hari, perubahan terus menerus...
gw mencoba mengaplikasikan spirit kaizen ini dalam personal life gw,, ketika hari ini gw melakukan berbagai kesalahan maka gw mengevaluasi dan bertekad untuk melakukan perubahan agar keesokan harinya dapat lebih baik dari hari ini....
orang bijak berkata, "hari ini harus lebih baik daripada kemarin..."
ketika malam sebelum tidur gw merenung akan aktifitas gw selama satu hari,, maka ada beberapa hal yang gw tulis untuk dilakukan perubahan esok harinya...
example: gw hari ini terlalu stimulus response (reaktif ketika ada respon),, maka gw menulis akan hal itu (which is itu kesalahan) agar esok hari nya gw dapat merubah hal itu...
banyak hal yang sebenarnya yang dapat qta improve dalam hidup kita,, tidak hanya berbicara mengenai karakter atau hubungan dengan orang lain tapi spirit kaizen ini juga dapat diaplikasikan ke dalam skill2 kita yang perlu kita kembangkan lebih lagi...
gw berharap agar qta semua mempunya semangat kaizen ini, yang berarti qta melakukan perubahan positif yang terus menerus (ya, terus menerus!) dalam hidup qta agar suatu hari qta lihat hidup qta adalah hidup yang penuh kemenangan dari hari kemarin....
Sometimes gw denger orang bilang yang penting dalam hidup ini adalah karakter yang membuat kita sukses,, sometimes gw denger bahkan orang ngomong dengan karakter saja orang sudah bisa berhasil dalam dunia kerja…
Nah dalam realitasnya, gw sering koq nemuin orang yang karakternya bagus tapi ternyata hidupnya gitu-gitu ajah,, so apa yang salah dari dia?
Karakter oke tapi koq hidupnya gitu-gitu ajah…?
Semasa gw di dunia kerja (cie ilah,, padahal baru 1tahun gt), gw ngliat banget yang namanya kompetensi seseorang itu sangat-sangat menolong seseorang dalam karierny, entah itu pengetahuannya, skillnya, maupun pola atau cara berpikir orang itu…
Dan gw pun setuju untuk bilang bahwa kompetensi SANGAT PENTING dalam hidup ini..
Gw cm mo lihat dari sisi yang mungkin bisa menyelaraskan pandangan antara kubu yang membela “karakter” lebih utama, maupun kubu yang pro dengan “kompetensi”.
Gw pernah diskusi ma pasangan gw ttg hal ini, dan qta berdebat seru mengenainya..
Gw mewakili kubu yang bilang bahwa kompetensi sangat dibutuhkan di dunia kerja, sedangkan dia bilang bahwa karakter yang lebih dibutuhkan di dunia kerja..
So mana yang bener?
Qta berargumen satu sama lain sehingga qta setuju dengan kesimpulan dari argumentasi qta, yaitu kompetensi dan karakter adalah seperti dua sisi mata koin yang tidak bisa dipisahkan.
Jika salah satu sisi koin tersebut tidak ada makan uang koin tsb tidak akan laku jika dipakai untuk berbelanja.
Nah akan tetapi sering kali orang lebih mengembangkan karakternya terus tanpa memperdulikan kompetensinya atau malah sebaliknya, lebih memilih mengembangkan kompetensi daripada karakternya..
But actually, kompetensi lah yang membawa qta naik menuju keberhasilan…
(ooooo… langsung banyak yang mencibir setelah membaca statement gw di atas)
Akan tetapi, karakter lah yang membantu qta untuk mempertahankan keberhasilan qta atau yang menyokong qta agar tetap berada di atas…
(hehehe… sekarang pada setuju semua kan?)
Yah apapun kubu dmana kalian berpihak, intinya gw cm mo bilang bahwa qta harus kembangkan kedua hal tersebut secara bersamaan, ga bisa secara sendiri-sendiri atau terpisah.. (^^)
sekilas info bagi yang belum pernah baca, semoga bermanfaat.
Jangan pernah menjilat amplop atawa perangko untuk merekatkannya.
Suatu hari seorang wanita yang bekerja disebuah kantor pos di California , merekatkan amplop dan perangko tanpa menggunakan lem atau busa basah, melainkan dengan cara menjilatnya. Pada saat itu wanita tersebut langsung merasakan lidahnya terasa seperti teriris.
Seminggu kemudian dia merasakan sesuatu yang tidak biasa pada lidahnya.Dia pergi ke dokter dan tidak ditemukan sesuatu yang aneh. Lidahnya tidak luka atau tidak ada kelainan apapun.
Beberapa hari berikutnya, lidahnya mulai agak membengkak dan mulai terasa sakit, begitu sakitnya sehingga dia tidak dapat makan apapun. Dia segera ke RS dan dokter melakukan pemeriksaan X-Ray.Ternyata ada sesuatu didalam lidahnya. Saat itu juga dokter segera mempersiapkan pembedahan kecil. Ketika dokter mengiris/membuka lidah tersebut, ternyata seekor kecoak kecil merayap keluar.
Setelah diselidiki maka didapat k eny ataan bahwa kecoak tersebut berasal dari telur kecoak yang sangat kecil yang menempel pada bagian lem amplop. Setelah dijilat maka telur tersebut menempel pada lidah dan mengeram disana karena adanya ludah yang hangat dan lembab hingga kecoak tersebut menetas.
Kejadian nyata ini dilaporkan oleh CNN.
Andy Hume menulis: "Saya bekerja di pabrik amplop, dan kalian tidak akan percaya..... .ada sesuatu yang mengambang disekitar nampan wadah lem, saya tidak pernah sekalipun menjilat amplop. Saya pernah bekerja di percetakan (32 tahun lalu) dan kami selalu dihimbau agar jangan merekatkan amplop dengan lidah. Saya tidak pernah mengerti mengapa, hingga suatu saat saya masuk ke ruang p eny impanan untuk mengambil 2,500 lembar amplop yang sudah dicetak dan melihat sendiri beberapa ekor kecoak berkeliaran didalam kotak amplop dengan telur kecoak dimana-mana. Mereka hidup dengan memakan lem yang terdapat pada amplop-amplop tersebut".
Setelah mengetahui hal ini, janganlah pernah sekalipun Anda merekatkan amplop, perangko ataupun meterai dengan cara menjilatnya. Gunakanlah lem atau busa basah.
Lima kebiasaan ini akan membuat hidup Anda lebih mudah dan menyenangkan. 1. Hitung-hitung budget Jujur kita tidak terlalu suka memikirkan soal budget, kan? "Susah" atau "tidak pernah berhasil", itulah alasan yang kita lontarkan. Suka atau tidak, budget alias anggaran adalah alat penting untuk mengontrol keuangan. Anda bisa melihat seberapa banyak uang yang Anda punya, ke mana "perginya", dan seberapa besar yang tersisa. Saran: Menurut financial planner dan direktur Women's Financial Network, Susan Jackson, agar kata budget terasa lebih positif ganti saja dengan money planning, spending plan atau cash control. Seperti yang ia tulis dalam bukunya Why Saving Is Like Dieting and Budgets Don't Work, kata budget memang mirip dengan kata diet. Nah, cobalah lebih realistis. Jangan lakukan perubahan total. Lakukan bertahap saja. Yang penting adalah disiplin mematuhi anggaran. ltu sebabnya, mungkin Anda perlu selalu membawa notes atau catatan kecil berisi daftar belanjaan dalam tas. Jika ternyata pengeluaran Anda masih melebihi budget, jangan menghukum diri terlalu keras. lngat, perubahan takkan terjadi hanya satu malam. 2. Dari yang kecil Memang tak bisa disangkal, biaya hidup sekarang mahal. Namun, sebenarnya Anda tetap punya kemampuan untuk menabung. Bayangkan saat ini Anda harus menabung Rp200.000. Mungkin Anda akan beralasan tak ada dana karena harus membayar ini-itu. Namun, ketika seorang teman lama menelepon clan mengajak Anda bertemu di sebuah restoran,tiba-tiba saja Anda memiliki uang Rp200.000 untuk pergi. Saran: "Lebih baik Anda mulai menabung dengan sedikit uang ketimbang menunggu sampai uang terkumpul banyak tapi malah tak pernah memulainya (karena uang tidak kumpul-kumpul)," saran Susan. Hanya 10% dari penghasilan saja kok minimal yang harus Anda tabung. Jika masih sulit juga, coba saja cara lama yaitu menggunakan celengan (tapi jangan celengan bergembok dan berkunci, ya :p). Anda bisa menyelipkan Rp100.000 setiap gajian ke dalam celengan atau memasukkan koin Rp500 setiap hari hasil kembalian bus atau belanja di supermarket. Jangan lupa untuk selalu menaikkan uang tabungan, jika gaji Anda naik atau cicilan KTA lunas. 3. Lupakan kartu kredit Membayar tagihan lebih dari pembayaran minimum sebaiknya menjadi langkah awal untuk meninggalkan ketergantungan Anda pada kartu kredit. Anda pasti tahu pembayaran minimum tak akan menghapus utang di kartu kredit Anda yang terus berbunga di atas bunga. Nah, di sinilah Anda akan menyadari perlunya Anda membuat budget. Anda bisa melihat besar dana yang tersisa dan mungkin bisa menggunakannya untuk membayar utang. lni bisa mempercepat pelunasan utang tersebut. Saran: Alternatif lain adalah memanfaatkan program transfer balance dari kartu kredit lain yang menawarkan bunga 0% untuk jangka waktu 6 bulan, misalnya. Namun, menurut Brouwer dari Outlook Financial Solutions, kunci utama terbebas dari utang adalah mengubah kebiasaan penggunaan kartu kredit. Anda bisa mulai dengan meninggalkan kartu kredit di rumah atau tak menunda pembayaran tagihan. Mau sedikit ekstrim? Mintalah pengurangan limit kartu kredit, misalnya hanya dua kali lipat dari gaji Anda. Dengan cara ini, Anda akan menggunakan kartu kredit hanya untuk kebutuhan mendesak saja dan bukan untuk kebutuhan konsumtif. 4. Belajar investasi Nah, setelah urusan utang beres, kini Anda akan punya uang lebih untuk memulai investasi. Sebenarnya sih,dengan hanya Rp 100.000, Anda sudah bisa berinvestasi. Mungkin yang menjadi pertanyaan berikutnya jenis investasi apa yang cocok untuk Anda? Saran: Anda bisa menilai diri Anda lewat kuis yang termuat di buku-buku investasi atau meminta bantuan jasa financial planner, tipe investor yang manakah Anda? Konservatif, moderat atau agresif? Memang Anda akan dikenakan biaya saat berkonsultasi. Namun, jika mempertimbangkan situasinya, Anda tetap mendapat keuntungan kok, yaitu saran dari profesional. 5. Jangan lupa proteksi Ok, di tahap ini Anda pasti sudah berhasil memiliki sejumlah dana di tabungan dan investasi. Namun, semua itu tak ada artinya jika tiba-tiba Anda divonis menderita penyakit berat. Uang tabungan dan investasi bisa habis untuk biaya pengobatan. Saran: Penyakit yang kian banyak akibat gaya hidup kurang sehat, membuat kita mau tak mau harus memiliki asuransi kesehatan. Terutama buat Anda yang biaya kesehatannya ditanggung sebagian atau tidak ditanggung sama sekali oleh perusahaan. So, dengan menyisihkan uang sedikit untuk proteksi, Anda bisa mengambil manfaatnya di kemudian hari. Masa depan dimulai hari ini
Mungkin Anda pikir, terlalu dini untuk memikirkan soal pensiun. Survei Newpoll pada tahun 2004 menemukan 56% pekerja terpaksa menunda rencana pensiun karena tak mempersiapkan dana hari tua. Nah, tak ada salahnya Anda mulai berpikir soal rencana keuangan hari depan. Mungkin saja Anda berniat pensiun dini dan tak ingin gaya hidup berkurang. Itulah pentingnya menyusun strategi keuangan sejak sekarang. Sumber : kcm
Wah udah lama juga gw ga update artikel blog ney.. hahahaha..
Bisnya males ngetiknya,, smuanya uda ada di kepala gw gt males dikeluarin...
Hahaha…
Hum,, skrg gw mo bahas ttg kompetensi dan potensi..
Ada yang tw?
Memang perbedaannya tuh Cuma di “kom”-nya doank tp mnrt gw perbedaannya ga cm sesimple itu..
Pertama,, pernah denger khan kl ada orang ngmng “dia punya potensi buat jadi pemimpin.” Ato qta pernah bilang kl “gw punya potensi jadi penyanyi lho!”
Hahaha…
Nah apa c maksud dr potensi yang sering qta ucapin ato qta denger gt?
Apa bedanya dengan kompetensi?
Ni yah kl dari pemikiran gw,, potensi adalah BIBIT! Dan kompetensi adalah BUAH!
Mulai jelas ga perbedaannya kl gw blg sperti yang di atas?
Yap,, maksudnya apa potensi adalah bibit? Jadi setiap orang, gw yakin kl Tuhan udah taro bibit talenta buat setiap qta,, entah itu banyak atau sedikit tapi PASTI ada!
Nah potensi itu adalah bibit yang belum keliatan buahnya tp qta tau kl bibit itu bertumbuh maka dia akan menjadi pohon dan akhirnya berbuah…
Ngeliat suatu potensi ga gampang lho! Butuh kepekaan dan pengenalan yang lebih lagi,, makanya gw sering mencoba menggali orang yang pengen gw develop, dan kadang gw malah melakukan “penjorokan” yang gw sebut “Holy Trap” (uwh… maap ye buat yang pernah ngerasain.. hahahaha)..
Nah dari situ biasanya gw akan melihat apa bener dia memiliki potensi itu ato ga…
Contoh: dulu gw inget banget di awal tahun 2009 (kl ga salah, moment paskah gt,, nah gw punya anak bina (mentee-red) yang bertemperamen Cermat Stabil.. pada awalnya dia ga yakin dengan potensi dia untuk bisa berbicara di dpn banyak orang,, nah ya udah dech gw “jeblosin” untuk dia jadi pembicara di suatu acara paskah gt,, yang kira2 ada x jumlah audience nya tuh 30-40 orang…
Hahahaha… lucu c,, krn beberapa jam sebelum acara dia terlihat tertekan tp gw nya mah asik2 ajah…
Secara gw tw dia pasti bisa cm memang bth kesempatan untuk dia bisa explore potensinya…
Alhasil? Ternyata dia menyelesaikannya dgn bagus banget malah lebih dari apa yang gw expectasiin..
Nah sedangkan kompetensi adalah buah dari potensi..
Kompetensi muncul dari potensi yang terus menerus dikembangkan..kita bisa bilang kl misalnya Beckham kompeten dalam sepak bola, Jack Welch kompeten menjadi seorang CEO, dan Tompi kompeten jadi penyanyi.
Yang sering salah kaprah adalah qta sering kali blg kl Beckham punya potensi di bidang sepak bola..
NO! that salah!
Potensi yang kita miliki hanya akan tetap menjadi bibit kaga akan berbuah kl qta ga asah potensi qta!
Ga akan qta jadi orang berkompeten kl qta ga kembangin potensi qta!
Udah jelas khan perbedaannya?
Nah sekarang gw mulai masuk ke hal yang lbh serius lagi..
Gw percaya orang yang maximal adalah orang yang bisa mengubah potensinya menjadi kompetensi..
Untuk itu, kl qta mo jadi orang yang maximal maka qta harus tw potensi qta apa..
Ngliat potensi tuh ga semudah melihat kompetensi lho.. makanya coba ambil waktu dech untuk merenung.. potensi apa aja c yang qta miliki…?
List itu di kertas,, apa aja dech tulisin,, ga perlu malu ato ga yakin..
Misalnya kl temen2 tuh penyanyi kamar mandi (kl lg mandi pasti nyanyi2 gt) nah siapa tw tmn2 punya potensi di bidang menyanyi ato tarik suara (tarik tambang kaleeee…)..
Setelah qta menganalisa apa yang menjadi potensi qta,, maka kita perlu kembangkan..
Bisa lewat membaca buku2 yang berhubungan dengan itu, ikut kursus (les music), ikut orang2 yang hobinya sama,, ato blajar dari orang yang punya itu dan udah menjadi kompetensi (mentoring contohnya)..
Nah gw mo encourage setiap tmn2 untuk bisa kenal apa yang ada di dalam diri setiap teman2,, dan blajar untuk kembangin apa yang ada itu…
Tanda temen2 bersyukur dengan apa yang Tuhan kasih adalah dengan mengembangkan potensi itu menjadi kompetensi dan membuat kompetensi itu menjadi berkat buat sesama…
selama ini banyak orang yang salah kaprah dengan menyamakan temperamen dominan atau koleris sebagai pemimpin...
sering banget gw denger orang berkata "kayaknya gw harus lebih dominan lagi.." padahal dia bukan orang dominan...
atau perkataan, "dia aja yang jd pemimpin, soalnya dia orang dominan."
sering denger? ato malah kita sering mengatakan hal itu?
guys, SADARLAH bahwa dominan itu TIDAK SAMA dengan KEPEMIMPINAN...
sering kali orang menyamakan hal ini...
orang dominan memang lah temperamen orang yang aktif, keras, dan bisa mempengaruhi orang untuk bergerak melakukan sesuatu tapi itu bukanlah arti dari kepemimpinan...
terlalu sempit jika qta berkata dominan dan kepemimpinan adalah hal yang sama...
kita tidak perlu menjadi dominan untuk bisa menjadi pemimpin...
dan tidak semua orang dominan bisa jadi pemimpin (bedakan dengan tukang perintah-red)..
banyak kepemimpinan yang sukses padahal orang itu bukan lah orang dominan bahkan tidak sedikit pemimpin besar yang ada bertemperamen yang berlawanan sekali dengan ciri-ciri orang dominan, orang bertemperamen stabil ? plegmatis contohnya...
so....
jangan mengasah temperamen dominan qta kl qta bukan lah seorang dominan tapi asahlah leadership qta untuk lebih tajam dan dewasa dalam memimpin...
setiap qta, apapun itu temperamennya bisa untuk menjadi pemimpin dan memimpin orang lain..
hanya mungkin berbeda dalam kapasitasnya untuk memimpin...
so jangan samakan lagi ya antar dominan dan pemimpin...
_ditulis oleh seorang dominan yang sebel sama missconception in_
hari yang membosankan karena hari ini gw ga ngapa-ngapain dan ga melakukan apa yang menurut gw produktif...
malem ini hujan gerimis,, tapi anginnya seakan menusuk tulang... dingiiinnn..... dan jalanan di depan rumah gw sepi karena ga ada orang yang berminat untuk jalan keluar rumah akibat hujan... bahkan tukang nasi goreng tek-tek pun ga lewat-lewat mgkn krn males jg ujan-ujanan...
ketika gw lagi ngobrol ma nyokap,, di ujung gang terdengar suara tongkat besi yang dipukul-pukulin ke aspal yang basah...
tok.. tok... tok...
makin lama makin dekat suaranya... dan mungkin itu suara yang cukup familiar juga buat sebagian orang termasuk elo yang lagi baca posting ini...
yaph!! itu suara tongkat tukang urut tuna netra..
gw melihat keluar dan berkata dalam hati,, "gila.. ujan-ujan gini, dia masih harus jalan dan cari duit..."
gw melihat dia berjalan mengenakan payung sambil menghentak-hentakkan tongkat besinya... gw cuma bisa memandanginya berjalan menjauhi depan rumah gw... dan gw cuma bisa bkata,, " Tuhan,, ni ga adil Tuhan.." dan sejenak gw rasain sakit di hati gw sampe saat ini gw nulis jurnal ini di communicator gw...
"Tuhan.. ini ga adil..."
hati gw hancur melihat orang-orang yang sedemikiannya berusaha untuk mencari penghidupan yang layak tp dengan cara yang menurut gw ga layak...
menurut gw,, kekurangan mereka pada mata dan penglihatan ajah udah merupakan satu ketidakadilan dan sekarang mereka harus berusaha sampai segitunya untuk mendapatkan pghidupan...
dan kemudian visi gw mulai lagi merasuk ke pikiran gw dan visi itu mengambil seluruh ruang-ruang di pikran gw...
"gmn caranya gw bs nolong mereka?"
gmn caranya mereka bs memperoleh penghidupan yang layak? apa yg bisa gw lakukan sekarang?
gw cm bisa bertanya dan bertanya tanpa bisa menjawab semua pertanyaan-pertanyaan itu... dan gw berjanji kepada diri gw sendiri,,
someday gw akan temukan jawabannya dan gw akan menggenapi visi itu...
sudah takldir gw untuk menemukannya dan menggenapinya...
Gue mo share tentang mimpi,, eits2 bukan mimpi kalo lo pada tidur yeh.. Kalo mo ttg tu mah baca di buku primbon aja,, hex33..
Man,, pernah mikir ga sich kalo lo ntar gede (ce ilah, mang skrg krg gede?), mgkn 10-20thn lagi lo mo jd apa, mo ngapain, mo nglakuin apa aj? Ato lo cuma kepikirannya tuh ketika lo gede lo lgsg married? =D Ato lo ga punya gambaran hidup lo nanti kyk gmn?
Hm,, gw dulu jg orang yg tipe ngefow, yg ga tau tujuan hidup gw,, yg ga tw 10-20thn lagi mo ngapain dan mo jd apa… Do you know the power of dream? Ketika satu hari ada orang yg share ttg visi/mimpi ke gw (panggilannya “berpasir) haha3,, dan mulai saat tuh gw mulai mimpiin masa depan gw.. Ketika gw mimpiin masa depan gw (bukan cm pemimpi y), gw jd tw apa yg hrs gw lakukan sekarang dan ketika gw ngalamin pilihan2 sulit gw tw apa yg hrs gw ambil… So seakan hidup lo tuh ud ad tracknya.. bayangin kl lo dari kampuz ato sklh mo plg ke rumah,, lo ud tw kan lo lwt jalan apa, mo naek apa… Nah sperti tuh jg hidup qta kalo qta punya mimpi hidup…
Ada satu yg ngrema di hati gw..”ada dua jenis manusia di dunia ni, realistis dan pemimpi. Mreka yg realistis tw kemana mereka akn pergi tp mereka yg bmimpi telah tiba dsana.”
Bayangin,, sdasyat tuh kkuatan mimpi.. Gw punya mimpi u/ jd businessman yg sukses ‘n jd berkat buat org2 banyak.. Dan ketika gw pny mimpi sperti tuh gw tw gw hrs ngambil apa kuliah, gw tw gw hrs ngapain u/jd sperti mimpi gw.. bahkan ketika gw nyerah ma study gw, gw tw gw hrs tetap bdiri demi mimpi gw.. Tuh lah kkuatan mimpi..
Saat ni gw tw byk dari qta yg sperti gw dulu yg ngeflow aj.. Dan hidupnya ga jelas,, Gw ga mau kl hidup lo kyk gt… Saat ni gw mo stiap qta pejamkan mata dan temuin kehendak Tuhan apa…
Ok mulai connect ma Babeh di Sorga
…
…
.…
….
Mimpikan hal2 yg besar u/ hidup lo
…
..
…
…
…
Nah sekarang kalo lo dah tw lo dciptain untuk jd apa, lo tulis mimpi lo tuh dalam 1 jurnal… Satu buah pensil dan selembar kertas bisa membuat lo pergi kmana aja, nglakuin apa aja… .. .. Done.. kl kelar gw pgn lo2 yg dah nemuin mimpinya skrg, boleh upload comment ttg “apa mimpi lo?” Dan inget lo hrs tetep ngerjain mimpi lo jgn cm dimimpiin aja ntar ileran tuh… =)
gw bs dapetin visi hidup gw yg lbh jauh lagi… hehehehe… triggernya adl hari ini gw nganterin nyokap gw ke pasar (again?! hahahaha), dsana gw mlihat orang2 begitu sulitnya untuk mencari uang dan dapat mperoleh phidupan yg layak.. gw ga tahan mlihat kondisi yg sperti ini… that’s called a holy discontent (Bill Hybells says).
hum,, pertama2, qta telaah dulu.. apa yg dmaksud dgn visi?
pengelihatan?
mimpi?
cita2?
hum.. ga salah.. tp biasanya gw mdefinisikan visi adl pandangan terjauh yg GOD beri buat hidup qta..
GOD ga pernah kasih qta visi hidup kalo qta ga minta.. dan ketika qta minta, GOD jarang sekali memberikan visi sbg gambaran yg komplit, myeluruh atau jelas 100% (wuih,, sulit sekali mgetahui visi hidup qta)
ada 2 jenis visi yg biasanya GOD ksh ke qta, yaitu:
1. Puzzle
tmn2 tw puzzle? yup,, visi dapat dberikan sepotong demi sepotong.. ga langsung dapet satu kesatuan gambaran besar yg jelas.. akan tetapi, qta akan dapat sepotong.. ntr qta jalanin dan qta kejar visi itu,, maka potongan puzzle yg kedua akan tbuka.. begitu seterusnya sampai visi itu penuh dgn potongan dan menjadi satu kesatuan gambar yg jelas..
biasanya potongan itu adalah jalan selangkah demi selangkah..
2. Visi di ujung lorong
hum.. temen2 pnh lwtin terowongan yg panjang? dan diujung terowongan itu qta dapat melihat satu sinat terang yg menjadi titik akhir terowongan itu?
nah seperti itu lah kurang lebih ilustrasinya..
nah selama itu gw bjalan dengan visi yg berbentuk puzzle tsb..
dari visi gw u/punya advertising agency,, kemudian bs buka lapangan pekerjaan (misalnya:pabrik),, kemudian punya program untuk pendidikan masyrakata dan pberdayaannya,, etc…
itu bukanlah visi terjauh yg ada dlm hidup gw tapi merupakan visi yg terjauh yg dpt gw liat kmrn2 ni…
dan gw baru sadar,, bahwa selama ini,, gw sering kali tidak tahan mlihat keadaan orang2 yg mgalami ketidakadilan,, mgalami penindasan ato pun yg ga bs mdapatkan khidupan yg layak…
dan itu lah visi di ujung lorong gw…
untuk menjadi orang yg dapat meng-upgrade tingkat hidup seseorang dan mgubah tatanan perekonomian masyarakat (humm… gw pikirin dl bahasa yg bgsnya…hahaha.. bis msh blm gw rumusin dlm 1 statement)
guys,, pernah bayangin gax kalo orang-orang yang qta saying tuh udah ga ada lagi?
Wuih.. nanyanya serem banget yah…?
Hum,, tapi gw pgn nanya ke setiap lo yang baca,,
”apa lo pernah bayangin orang-orang yang qta sayangi dah ga ada?”
Frenz,, menurut gw pertanyaan ni penting lho bwt qta... jangan sampai qta baru myadari ptanyaan penting ni setelah orang itu uda ga ad lagi sama qta...
Terlambat...
Lo ga mau kan?
Ga tau kenapa, waktu tu gw naik motor ke kampus kata2 tu tergiang di benak gw...
Dan gw mulai nangis ngbayangin orang2 tuh ga ada...
Bokap.... nyokap... ade gw... sahabat2 gw....
Wew...
Mulai saat tuh gw buat komitment u/diri gw,,,
”lakukanlah selagi qta bisa....”
Yup,, selagi qta bs... selagi orang2 tsb masih ada dgn qta....
And,, you know what?
Setelah dkampus pas lagi kelas gw sms nyokap gw,,,
”mom.. andy sayang ma mom...”
Wuih.. co cwitt….
Gw aja mpe gmana sendiri…
Hahaha...
Tw ga? Biz tu nyokap gw telp HP gw!!!!
Padahal gw lagi di kelas,, ya udah gw ga bs angkat telpna...
Eh ga twnya dia sms gw,,
“Ndy,, kamu kenapa? Cepat bales!”
GUBRAAAAKKKKK….!!!!
Hahaha… gw piker dia mo say something special jg bwt gw,, ga twna begitu…
Dia kira gw kenapa2,, mgkn ketabrak,, mgkn gw uda mo mati ato mgkn gw mo bunuh diri?
SWT dech…
Hahaha…
Pas plgna gw langsung peluk nyokap gw n cium keningnya,, “Mom, I love U….”
(^^)v
Hahahaha…
Pgalaman yang lucu and so precious…
Guys,, mgkn sebagian dari qta anggep ni hal yang spele,, but gw yakin itu ga akan jadi hal yang sepele kalo someday lo terlambat dan ga bs katakan hal itu ke org yang lo sayang….
Dan gw tw,, banyak dari qta (terutama co) yang ngerasa aneh dan sulit buat ngungkapin saying ke ortu (apalagi bokap)…
Ya qta di didik dengan budaya timur yang mganggap itu hal aneh.. tp percayalah teman,, itu ga aneh ketika lo lakukan....
Ingat ”sulit bukan berarti ga bs kan?”
Gw pun masih blajar dalam hal ini (terutama ke bokap)....
Yux,, gw mo encourage u/ lo katakan, ungkapkan sayang lo ke ortu lo...
Yup,, brani?
Hum,, gw brani blg lo ga sendirian dlm blajar hal ini...
Masih banyak orang yang sperti qta.. justru qta harus mmulai dan jadi contoh bwt mereka...
Dan guys,,, dampak yang besar terjadi dalam hubungan gw dgn nyokap gw...